Pengertian dan Langkah langkah Model Pembelajaran KUASAI yang Benar

Model pembelajaran KUASAI merupakan sebuah model pembelajaran yang menuntut siswanya untuk menyelesaikan suatu permasalahan dengan metode atau cara yang mengandalkan daya nalar siswa, bukan hanya mengandalkan konsep atau teori yang telah dikemukakan oleh guru di kelas.

Model pembelajaran yang satu ini akan sangat melatih kemampuan siswa dalam memecahkan suatu permasalahan karena pada model ini siswa diajarkan untuk mandiri dan tidak bergantung pada guru. Sehingga guru pun tidak berfungsi sebagai satu-satunya sumber belajar yang dimiliki oleh siswa, siswa dapat memperoleh berbagai sumber lain di beberapa media seperti buku ataupun inetrnet.

Model Pembelajaran KUASAI

Sintak Model Pembelajaran KUASAI

Model pembelajaran KUASI memiliki enam langkah utama, yang keenamnya merupakan akronim dari KUASAI itu sendiri.

1. Kerangka pikiran untuk sukses
Pikiran atau akal merupakan salah satu hal penting yang digunakan dalam seluruh proses pembelajaran. Pada pembelajaran kali ini pikiran atau akal dituntut untuk lebih kreatif dengan berbagai ide atau gagasan. Ide atau gagasan tersebut dapat hadir jika siswa dalam keadaan santai dan tidak tertekan. Oleh karena itu menciptakan pembelajaran dengan suasana santai dan menyenangkan menjadi sebuah keharusan saat akan menerapkan model pembelajaran KUASAI. Untuk meningkatkan kemampuan akal pun dapat dilakukan dengan menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi akan kemampuan yang dimiliki, keyakinan untuk bisa, dan selalu berfikir positif merupakan salah satu kunci membuat kerangka pikiran yang sukses.



2. Uraikan fakta sesuai dengan gaya belajar
Saat menghadapi sebuah persoalan yang berkaitan dengan belajar, maka kita harus mengetahui terlebih dahulu gaya belajar apa yang kita miliki. Karena dengan menggunakan gaya belajar yang tepat maka persoalan tersebut dapat kita uraikan dengan lebih detail dan terang. Ada beberapa gaya belajar berbeda yang dimiliki oleh siswa ada yang bergaya belajar visual yang lebih menonjolkan indra pengelihatan, ada gaya belajar audio yang menonjolkan indra pendengaran, dan ada gaya belajar kinestetik yang lebih menggabungkan keduanya dengan ciri khas yang sangat unik yaitu memiliki tingkat keaktivan yang tinggi. Sebagai contoh, jika Anda memiliki gaya belajar visual maka Anda dapat menguraikan persoalan tersebut dengan cara maind mapping ataupun gambar dan diagram agar persoalannya lebih jelas dan rinci.

3. Ambil pemaknaan (mengetahui-memahami-menggunakan)
Setipa persoalan atau materi memiliki makna yang terkandung di dalamnya. Pembelajaran yang baik bukanlah pembelajaran yang hanya mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa namun lebih dari itu pembelajar yang baik ada pembelajaran yang dapat memberi makna yang mendalam pada siswa sehingga siswa lebih mudah memahami dan mudah pula untuk mengingatnya kembali. Mengubah hafalan atau pemahaman menjadi bermakna merupakan suatu bentuk kecerdasan yang sangat tinggi yang dimiliki oleh seorang siswa.

4. Sertakan ingatan dan hafalkan kata kunci serta koneksinya
Untuk mempermudah memberi makna dan mengingat makan yang terkandung dalam sebuah materi maka perlu di ketahui kata kuncinya. Dengan kata kunci tersebut seorang siswa dapat lebih mudah mengingat dan memahami sebuah materi. Selain dari itu hubungan antara kata kunci dengan beberapa kata kunci yang lain juga dapat membuat siswa memahami secara utuh dari keseluruhan materi yang dipelajari dengan menggunakan model KUASAI ini.

5. Ajukan yang Anda ketahui
Setelah siswa memahami dan mengetahui makna dari konteks materi yang tenagh dipelajari maka berilah kesempatan untuk mengajukannya atau mengemukakannya di depan publik dapat dilakukan dalam bentuk presentasi ataupun mengerjakan pemecahan soal di depan kelas.

6. Introspeksi melalui refleksi
Setelah seluruh rangkaian pembelajaran dilakukan maka langkah terakhir yang harus dilakukan adalah dengan mengintropeksi seluruh pembelajaran agar menghindari kesalahan konsep dan menguatkan apa yang telah dikuasai. Intropeksi ini dapat dilakukan dengan cara refleksi ataupun review yang sabaiknya dilakukan oleh guru.

Simak Juga Langkah - Langkah Model Pembelajaran Life Skill

Kelebihan dan kekurangan Model Pembelajaran KUASAI

Model pembelajaran KUASAI memiliki banyak sekali kelebihan, diantaranya adalah pemahaman siswa akan materi yang utuh dan menyeluruh, meningkatkan daya berfikir siswa dan meningkatkan kecerdasan siswa. Namun model ini juga memiliki kekurangan diantaranya adalah kemungkinan kesalahan konsep yang cukup tinggi jika tidak dilakukan intropeksi serta tingkat pemahaman setiap siswa pada materi yang sama akan berbeda tergantung daya nalarnya.

0 comments:

Posting Komentar