MENGENAL MODEL PEMBELAJARAN HANDS ON ACTIVITY DENGAN BENAR

Model pembelajaran hands on activity termasuk dalam kategori pembelajaran inkuiri. Dimana ciri utama dalam pembelajaran inkuiri yaitu siswa dibimbing untuk menemukan pemahaman terkait dengan materi yang diajarkan berdasarkan penemuan siswa sendiri. Siswa dibimbing agar tercipta proses pembelajaran yang kreatif mendorong siswa untuk berpikir dan menghubungkan pemahaman yang dimilikinya dengan berbagai konsep yang dikemukakan oleh guru.

Model pembelajran hands on activity

Pada tahapan pelaksanaan, model pembelajaran hands on activity ini harus dilakukan secara terfokus. Fokus dalam hal ini dilakukan dengan tujuan agar siswa benar-benar mampu untuk memiliki pola pikir menemukan. Hal ini menjadi penting karena tanpa arahan dan desain yang jelas, maka esensi dari pelaksanaan model pembelajran hands on activity ini tidak akan tercapai. Artinya, model pembelajaran ini menjadi sebuah moel pembelajaran yang bukan inkuiri jika siswanya hanya mendengarkan dan mendapatkan pemahaman sepenuhnya dari guru yang mengampu.

Dalam menciptakan pola-pola berpikir yang bersifat menemukan, maka pengantar dalam sebuah pengajaran harus dilakukan dengan baik. Melalui pengantar inilah siswa akan dibuka pemahamannya, lalu kemudian dirangsang untuk memunculkan teka-teki di dalam otaknya, hingga pada akhirnya mereka akan melakukan proses berpikir dan menemukan jawabannya. Pola berpikir menemukan dalam model pembelajran hands on activity dapat dilakukan dengan cara diskusi, studi kelompok, studi kasus, pengamatan dunia luar.

Langkah - Langkah Penerapan Model Pembelajaran Hands on Activity

Penerapan model pembelajaran hands on activity secara lengkap terdiri dari tiga bagian. Per-bagian tersebut dapat saya uraikan sebagai berikut:
a) Tahap persiapan.
Dengan urutan langkah sebagai berikut:
  1. Guru mempersiapkan tujuan pembelajaran.
  2. Guru mempersiapkan desain pelaksanaan pembelajaran akan mau dibuat seperti bagaimana.
  3. Guru mempersiapkan alat dan bahan pembelajaran yang nanti akan diperlukan.
  4. Jika pembelajaran akan dilakukan dengan model kelompok, guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil.
  5. Guru mempersiapkan lembar pengamatan terhadap proses yang dijalani oleh siswa.
  6. Tentunya diperlukan juga prosedur operasional standar jika akan menggunakan beberapa model pembelajaran secara diskusi atau pengamatan.


b) Tahap pelaksanaan.
Langkahnya sebagai berikut:
  1. Guru memberikan pemahaman awal kepada siswa terkait materi yang akan disampaikan. Hal ini berguna sebagai pembuka pemahaman atau epersepsi awal untuk siswa.
  2. Setelah siswa terbagi menjadi beberapa kelompok, maka selanjutnya guru menjelaskan beberapa peraturan terkait kegiatan yang akan dilaksanakan.
  3. Proses penemuan dapat dipancing dengan cara diskusi, analisis studi kasus, praktek atau melalui media gambar.
  4. Siswa dalam kelompok kecil diarahkan untuk berani mencoba atau mempraktekkan tentang materi yang telah didesain guru.
  5. Guru membimbing agar siswa melakukan praktek tersebut dengan mantap dan tidak timbul keragu-raguan. Konsep yang diusung dalam model pembelajaran hands on activity ini adalah kemampuan siswa dalam memberanikan diri untuk memperoleh pengalaman melalui berani mencoba.
c) Tahap evaluasi.
Langkah dalam melakukan evaluasi sebagai berikut:
  1. Memperhatikan setiap siswa untuk memperoleh pengamatan yang jelas terkait aktivitas yang dilakukan.
  2. Mengisi aktivitas siswa kedalam kolom pengamatan sebagai bahan administrasi sekaligus pengingat catatan kegiatan guru.
  3. Melihat apakah proses yang didesain sudah sesuai dengan pelaksanaannya ataukah terdapat hal-hal yang dirasa kurang.

Simak Juga artikel tentang Langkah Langkah model pembelajaran Konstruktivisme

Dari uraian yang telah dipaparkan di atas, dapat kita ambil kesimpulan bahwa model pembelajaran hands on activity bertitik tolak pada penemuan pemahaman oleh siswa. Sedangkan bentuk pelaksanaannya dapat dilakukan dengan bentuk pembelajaran praktek (cara ini cocok untuk mata pelajaran yang berupa eksakta, teknik dan mata pelajaran yang mempergunakan prosedur atau tata cara).

Namun dari keseluruhan tahapan yang dimiliki oleh model pembelajaran hands on activity, yang paling utama menjadi sebuah titik sukses dalam menerapkannya adalah berdasarkan desain pembelajaran yang disusun oleh guru. Demikian yang dapat disampaikan dalam artikel blog anekamodelpembelajaran.blogspot.co.id ini, semoga anda dapat memahami inti pembahasannya dengan baik.

0 comments:

Posting Komentar